Nama : Zahrah Khairunnisa
Kelas : 1PA14
Npm : 17515381
Sinopsis Film
"Changeling"
Assalamu'alaikum,hai semuanya. kali ini aku mau mengerjakan tugas softskill ku lagi dan aku mau menulis sinopsis film yang diperankan oleh Angelina Jolie,yup siapa sih yang gatau dia?
Film ini bikin aku nangis nangis karena "wow gela" haha enggalah,soalnya ini film tentamg seorang ibu yang kehilangan anaknya. ets cerita klasik sih,cuman ini film alurnya beda bgt sama cerita yang dipasaran ya karena ini film dari kisah nyata sih hehe. bagi kalian yang belum tau,yuk liat trailernya dulu,langsung klik aja kok hehe.
Trailernya aja sedih banget ya huhu, jadi begini ceritanya:
Los Angeles,
9 Maret 1928
Pagi kelabu di Los Angeles, dengan kicauan burung. Sebuah alarm berdering keras membangunkan Christine Collins dari tidurnya. Ia bergegas membangunkan Walter Collins. Keluar kamarnya, Mrs. Collin mengukur tinggi anak tersayangnya itu. Pacific Electric ia gunakan untuk mengantar Walter dan dirinya tiba di tempat kerja.
10 Maret 1928
Hari dimana seharusnya Mrs. Collins libur kerja, akan memenuhi janjinya untuk menonton bioskop bersama Walter. Telpon berdering mengacaukan semua rencananya untuk bekerja pada hari itu juga. Akhirnya Mrs. Collins harus tega meninggalkan anaknya sendirian dirumah. Ia berjanji akan pulang sebelum gelap. Hal yang tidak diinginkan pun terjadi. Walter hilang.
3 April 1928
Dua minggu setelah hilangnya Walter, Gustav Brieglef, seorang Pastur turut berduka atas hilangnya Walter. Dalam ceramahnya yang langsung mengudara didengarkan oleh kepala polisi LAPD. Pastur tersebut menyebutkan bahwa LAPD penuh dengan dusta, korupsi, intimidasi, dan kejahatan lainnya.
Agustus 1928
Sebuah berita bahagia sekaligus berita duka untuk Mrs. Collins. LAPD menemukan anaknya, namun ketika bertemu anak itu bukan Walter Collins.
Mrs. Collins terus mendesak kepada polisi agar mencari kembali anaknya. Namun polisi mengelak karena laporan mengenai hilangnya Walter Collin telah usai. LAPD mengirimkan seorang dokter namun tetap dokter tersebut menyebutkan bahwa anak yang telah ditemukan itu adalah Walter Collin.
Mrs. Collins tidak hanya diam, ia mencari kebenaran. Ia menuju dokter gigi, sebelumnya Walter pernah di operasi. Dokter gigi tersebut mengaku bahwa anaknya yang sekarang belum pernah dioperasi, ia bersedia menulis laporan bahwa anak itu bukan Walter. Begitupun dengan guru sekolahnya. Terakhir Mrs. Collins membawa maslahnya ke Pers.
LAPD,mengklaim telah menemukan anak dengan ciri-ciri yang sama dengan Walter. Namun, Christine mnegaku bahwa anak itu bukanlah putranya. Kapten Jones, LAPD, pun tak mau kehilangan muka di hadapan pers dan masyarakat bahwa ia lalai melakukan tugasnya. Ia memaksa Christine Collins untuk mengakui anak ini memang putranya. Sampai Christine pun dijebloskan ke RS Jiwa, karena dianggap membangkang perintah polisi.
***
Changeling mengangkat citra kepolisian dan pemerintah Los Angeles pada masa tersebut. Mereka terkenal dengan korupsi dan kinerjanya yang buruk. Bahkan, di film ini dikisahkan LAPD memiliki regu tembak yang terdiri dari 50 polisi terkejam yang telah dilengkapi dengan senjata mesin, untuk menghukum penjahat jalanan tanpa melalui proses pengadilan.
Mrs. Collins dibawa ke RS Jiwa dengan kode 12, artinya adalah korban bermasalah dengan polisi. Teman sekamar dengannya telah mengetahui banyak tentang seluk beluk RS Jiwa itu. Carol Dexter, ia sebenarnya tidak gila. Dia pun korban kejahatan polisi.
Menurutnya wanita itu rapuh, karena hanya bermain dengan emosi, bukan logika. Sehingga mudah jika emosinya terganggu, tinggal dijebloskan saja ke RS Jiwa. Mrs. Collins akan bebas jika ia mau menandatangani sebuah surat bahwa anak yang telah ditemukan itu adalah Walter Collins.
Bagaimanapun kejahatan disembunyikan, pasti akan terungkap juga. Ketika seorang anak di peternakan Riverside Winvile mengungkap semua kebenaran akan anak-anak yang hilang. Menurutnya, sebanyak 20 anak telah dibunuh disana oleh Gordon Stewart Northcott. Termasuk didalamnya Walter Collins, namun ia pun bercerita dari 20 anak itu ada yang melarikan diri.
Karena kasus tersebut, Mrs. Collin bebas dari RS Jiwa. Walaupun begitu, Mrs. Collins tetap merasa anaknya masih hidup. Apalagi ketika Gordon seperti memberi harapan bahwa ia tidak membunuh anaknya. Gordon tertangkap dan dihukum gantung.
Lima tahun kemudian. Seorang anak mengaku bahwa dia adalah korban yang lolos dari kasus pembunuhan anak. Walter telah menyelamatkan dirinya sehingga ia lolos. Namun itupula terakhir kalinya ia melihat Walter. Mendengar cerita tersebut, Mrs. Collins bangga dengan anaknya. Ia memberikan satu hal yang tidak pernah ia ajarkan sebelumnya yaitu “Harapan”.
Walter memang masih belum ditemukan. Namun. Christine Collins tidak pernah berhenti mencari anaknya.
Film yang ditayangkan tahun 2009 ini membuat aku merasa "wow gela" karena latar yang benar-benar tahun 1928. Film ini menggunakan 150 mobil tua dan Pacific Electric, kendaraan yang memang digunakan pada jaman tersebut. Begitupun dengan kostumnya, pakaian mantel bulu, topi yang khas dengan model rambut bob, dan kemeja khas wartawan yang keren.
Kekurangan dari film ini adalah ditampilkannya adegan yang mengandung unsur kekerasan, seperti eksekusi dan pembunuhan anak-anak. Walaupun tidak ditayangkan secara jelas prosesi pembunuhannya, hal tersebut cukup membuat saya merinding.
Walaupun begitu alur cerita film ini penuh kejutan. Saya juga terkesima menyaksikan akting Angelina Jolie yang penuh penghayatan. Karakternya terlihat dan begitu menjiwai peran sebagai Christine Collins.
Hal yang saya ambil, karena kasus Mrs. Collins ini, kebenaran terungkap, polisi saat itu jatuh, begitupun korban yang ditahan di rumah sakit jiwa, semua bebas. Selain itu sikap teguhnya Mrs. Collins dalam mencari keberadaan anaknya. “Sepandai-pandainya kita menyembunyikan bangkai, akhirnya tercium juga”. Begitulah pepatah mengatakan terhadap realita kejahatan polisi LAPD 1928 silam.
“You never start a fight, but you always finish it. And I didn’t start this fight, but I’m gonna finish it.”

Zahrah Khairunnisa
0 comments
Post a Comment