Paper 1
“Manusia
dan kebudayaan”
Pengertian Manusia Secara Umum
Manusia pada dasarnya dapat dikaitkan dengan mens (latin), yang berarti “ áda yang berpikir”. Demikian halnya arti kata
anthropos (Yunani) tidak begitu jelas. Semula anthropos berarti“seseorang yang melihat ke atas”. Sekarang kata ini
dipakai untuk mengartikan “wajah manusia”.
Pengertian
Manusia Sebagai Makhluk Individu
artinya manusia sebagai makhluk hidup atau makhluk individu maksudnya tiap
manusia berhak atas milik pribadinya sendiri dan bisa disesuaikan dengan
lingkungan sekitar. Manusia individu adalah subyek yang mengalami kondisi
manusia. Ini diikatkan dengan lingkungannya melalui indera mereka dan dengan masyarakat
melalui kepribadian mereka, jenis kelamin mereka serta status sosial. Selama kehidupannya, ia
berhasil melalui tahap bayi, kanak-kanak, remaja, kematangan dan usia
lanjut. Deklarasi universal untuk hak asasi diadakan untuk melindungi hak
masing-masing individu. Manusia juga sebagai mahkluk individu memiliki pemikiran-pemikiran
tentang apa yang menurutnya baik dan sesuai dengan tindakan-tindakan yang akan
diambil.
Manusia
Sebagai Makhluk Sosial artinya manusia sebagai warga
masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak dapat hidup sendiri atau
mencukupi kebutuhan sendiri. Meskipun dia mempunyai kedudukan dan kekayaan, dia
selalu membutuhkan manusia lain. Setiap manusia cenderung untuk berkomunikasi,
berinteraksi, dan bersosialisasi dengan manusia lainnya. Dapat dikatakan bahwa
sejak lahir, dia sudah disebut sebagai makhluk sosial.
Pengertian Manusia Menurut Agama Islam Dalam Al-Quran manusia dipanggil dengan beberapa
istilah, antara lain al-insaan, al-naas, al-abd, dan bani adam dan sebagainya.
Al-insaan berarti suka, senang, jinak, ramah, atau makhluk yang sering lupa.
Al-naas berarti manusia (jama’). Al-abd berarti manusia sebagai hamba Allah.
Bani adam berarti anak-anak Adam karena berasal dari keturunan nabi Adam.
Namun dalam Al-Quran dan Al-Sunnah disebutkan bahwa
manusia adalah makhluk yang paling mulia dan memiliki berbagai potensi serta
memperoleh petunjuk kebenaran dalam menjalani kehidupan di dunia dan akhirat.
Hakekat Manusia Menurut Pandangan Psikologi mengarah pada sifat manusia yaitu sifat-sifat
karakteristik segenap manusia. hakikat manusia dalam kajian ini yang
dimaksudkan adalah sesuatu yang esensial dan merupakan ciri khas manusia
sebagai mahluk yang dapat menjadikan manusia berbeda dengan mahluk-mahluk
lainnya. Pada dasarnya atau pada hakikatnya hidup manusia adalah pengalaman
bersama, hidup manusia, bahkan didalam unsur-unsurnya yang paling individual,
merupakan kehidupan bersama dan tingkah laku manusia, didalam strukturnya yang
asasi, yang selalu menunjukkan kepada pribadi.
Hakekat Manusia Dalam
Islam tidak terlepas dari
figur Adam sebagai manusia pertama. Adam adalah manusia pertama yang diciptakan
Allah di muka bumi dengan segala karakter kemanusiaannya. Dalam logika
sederhana, dapat di pahami bahwa yang mengerti tentang penciptaan manusia
adalah sang pencipta itu sendiri, Allah merupakan sang maha pencipta. Jadi
Allah yang lebih memahami tentang proses penciptaan manusia.
Kepribadian
Bangsa Timur dapat diartikan suatu sikap yang
dimiliki oleh suatu negara yang menentukan penyesuaian dirinya terhadap
lingkungan. Kepribadian bangsa timur pada umumnya merupakan kepribadian yang
mempunyai sifat toleransi yang tinggi. Kepribadian bangsa timur, kita tinggal
di Indonesia termasuk ke dalam bangsa timur, dikenal sebagai bangsa yang
berkepribadian baik. Di dunia bangsa timur dikenal sebagai bangsa yang ramah
dan bersahabat.
Contoh Kepribadian
Bangsa Timur
1. Bangsa
timur akan dalam hal berpakaian akan tertutup dibandingkan dengan bangsa barat
karena memiliki rasa malu yang sangat tinggi. Sedangkan bangsa barat lebih
cenderung terbuka.
2. Bangsa
timur sangat terkenal dengan keramahtamahannya terhadap orang lain bahkan orang
asing sekalipun. Bagaimana mereka saling memberikan salam, tersenyum atau
berbasa basi menawarkan makanan atau minuman.
3. Di
beberapa negara di Asia ada cara dimana kita harus menundukkan/membungkukkan
badan 90 derajat pada orang yang lebih tua atau mempunyai kedudukan yang lebih
tinggi secara finansial maupun pendidikannya untuk menunjukkan rasa hormat kita.
4. Tingkat
keagamaan atau religiusitas mereka juga tinggi, terlihat dari seringnya mereka
melakukan ibadah. kepercayaan bangsa timur terhadap nenek moyang mereka juga
masih kental hingga saat ini. bangsa timur juga terkenal sebagai bangsa yang
menjunjung tinggi nilai kebudayaan bangsanya.
Paper 2
“Kebudayaan”
Pengertian Kebudayaan adalah Kata Kebudayaan berasal dari kata sanskerta yakni “buddhayah” yang
merupakan bentuk jamak dari kata “buddhi” yang berarti budi atau akal.
Dengan demikian kebudayaan dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang
bersangkutan-paut dengan akal atau budi.
Pengertian Kebudayaan Secara Umum adalah merupakan jalan atau arah didalam bertindak dan berfikir
untuk memenuhi kebutuhan hidup baik jasmani maupun rohani. Keanekaragaman
kebudayaan yang ada di indonesia menjadikan keunikan tersendiri bagi bangsa dan
negara sehingga dengan tercipta keunikan tersebut kita akan mengetahui
karakteristik seseorang.
Pengertian
Kebudayaan Dalam Arti Sempit adalah kesenian
Sedangkan,
Pengertian
Kebudayaan Dalam Arti Luas adalah seluruh daya pikiran, karya, dan hasil cipta manusia yang tidak berakar
pada nalurinya dan yang karena itu hanya bisa dicetuskan oleh manusia sesudah
suatu proses belajar
Unsur
Unsur Kebudayaan
Menurut Kluckhon dalam bukunya yang
berjudul Universal Categories
of Culture membagi kebudayaan
yang ditemukan pada semua bangsa di dunia dari sistem kebudayaan yang sederhana
seperti masyarakat pedesaan hingga sistem kebudayaan yang kompleks seperti
masyarakat perkotaan. Kluckhon membagi sistem kebudayaan menjadi tujuh unsur
kebudayaan universal atau disebut dengan kultural universal.
Menurut Melville J. Herskovits, merumuskan 4 pokok unsur unsur kebudayaan, yaitu :
1.
Alat alat teknologi
2.
Sistem Ekonomi
3.
Keluarga
4.
Kekuasaan Politik
Menurut Bronislaw Malinowski, menyebutkan unsur unsur kebudayaan yang pokok sebagai
berikut.
(1)
Unsur kebudayaan yaitu sistem norma yang memungkinkan kerja sama antara para
anggota masyarakat di dalam upaya menguasai alam sekelilingnya.
(2)
Unsur kebudayaan yaitu organisasi ekonomi.
(3)
Unsur kebudayaan yaitu alat-alat atau lembaga atau petugas pendidikan, perlu
diingat bahwa keluarga merupakan lembaga pendidikan yang utama.
(4)
Unsur kebudayaan yaitu organisasi kekuatan.
Wujud Kebudayaan
Wujud kebudayaan dapat dibedakan menjadi tiga bagian
yaitu:
1. Wujud gagasan
1. Wujud gagasan
Sistem gagasan yang telah dipelajari oleh setiap
warga pendukung budaya sejak dini sangat menentukan sifat dan cara berpikir
serta tingkah laku warga pendukung budaya tersebut. Gagasan-gagasan inilah yang
akhirnya menghasilkan berbagai hasil karya manusia berdasarkan sistem nilai,
cara berfikir dan pola tingkah laku. Wujud budaya dalam bentuk sistem gagasan
ini biasa juga disebut sistem nilai budaya.
2. Wujud
perilaku (aktivitas)
Budaya dalam wujud perilaku berpola menurut
ide/gagasan yang ada. Wujud perilaku ini bersifat konkrit dapat dilihat dan
didokumentasikan (difoto dan difilm). Contoh: Petani sedang bekerja di sawah,
orang sedang menari dengan lemah gemulai, orang sedang berbicara dan lain-lain.
Masing-masing aktivitas tersebut berada dalam satu sistem tindakan dan tingkah
laku.
3. Wujud
benda hasil budaya
Semua benda hasil karya manusia tersebut bersifat konkrit, dapat diraba dan difoto. Kebudayaan dalam wujud konkrit ini disebut kebudayaan fisik. Contoh: bangunan-bangunan megah seperti piramida, tembok cina, menhir, alat rumah tangga seperti kapak perunggu, gerabah dan lain-lain. Dalam kenyataan sehari-hari ketiga wujud tersebut yaitu gagasan, perilaku dan benda hasil budaya tidak terpisahkan dan saling mempengaruhi
Semua benda hasil karya manusia tersebut bersifat konkrit, dapat diraba dan difoto. Kebudayaan dalam wujud konkrit ini disebut kebudayaan fisik. Contoh: bangunan-bangunan megah seperti piramida, tembok cina, menhir, alat rumah tangga seperti kapak perunggu, gerabah dan lain-lain. Dalam kenyataan sehari-hari ketiga wujud tersebut yaitu gagasan, perilaku dan benda hasil budaya tidak terpisahkan dan saling mempengaruhi
Orientasi
Nilai Kebudayaan
Lima Masalah Dasar Dalam Hidup yang Menentukan
Orientasi Nilai Budaya Manusia ( kerangka Kluckhohn ) :
Hakekat Hidup:
1. Hidup itu buruk
2. Hidup itu baik
Hakekat Karya:
1. Karya itu
untuk menafkahi hidup
2. Karya itu untuk kehormatan.
Persepsi Manusia Tentang Waktu:
1. Berorientasi hanya kepada masa kini. Apa
yang dilakukannya hanya untuk hari ini dan esok. Tetapi orientasi ini bagus
karena seseorang yang berorientasi kepada masa kini pasti akan bekerja semaksimal
mungkin untuk hari-harinya.
2. Orientasi masa lalu. Masa lalu memang bagus untuk
diorientasikan untuk menjadi sebuah evolusi diri mengenai apa yang sepatutnya
dilakukan dan yang tidak dilakukan.
3. Orientasi masa depan. Manusia yang
futuristik pasti lebih maju dibandingkan dengan lainnya, pikirannya terbentang
jauh kedepan dan mempunyai pemikiran nyang lebih matang mengenai
langkah-langkah yang harus di lakukann nya.
Pandangan Terhadap Alam:
1. Manusia tunduk kepada alam yang dashyat.
2. Manusia berusaha menjaga keselarasan dengan alam.
3. Manusia berusaha menguasai alam.
Hubungan Manusia Dengan Manusia:
1. Orientasi kolateral (horizontal), rasa
ketergantungan kepada sesamanya, barjiwa gotong royong.
2. Orientasi vertikal, rasa ketergantungan kepada
tokoh-tokoh yang mempunyai otoriter untuk memerintah dan memimpin.
3. Individualisme, menilai tinggi uaha atas
kekuatan sendiri
Perubahan
Kebudayaan
Proses perubahan kebudayaan yang terjadi di
masyarakat umumnya dilakukan melalui akulturasi, asimilasi, dan difusi.
1.
Akulturasi
Akulturasi adalah proses bertemunya dua budaya
atau lebih di mana unsur-unsur budaya lama atau asli masih terlihat dan tidak
hilang. Misalnya, proses percampuran budaya Jawa dengan budaya Islam yang
saling memengaruhi.
2.
Asimilasi
Proses bertemunya dua budaya atau lebih yang bercampur menjadi
satu dalam bentuk budaya baru, sementara budaya aslinya tidak tampak disebut
asimilasi. Proses asimilasi berlangsung secara intensif dalam kurun waktu yang
cukup lama, sehingga unsur-unsur dan wujud tiap budaya lebur menjadi unsur dan
wujud budaya
yang lebih dinamis.
3.
Difusi
Difusi adalah proses penyebaran atau perembesan
suatu unsur budaya dari seseorang kepada orang lain, atau dari suatu kelompok
masyarakat ke kelompok masyarakat lainnya. Prinsip yang pertama dari difusi
adalah unsur-unsur kebudayaan itu pertama-tama akan diambil alih masyarakat
yang paling dekat hubungannya atau letaknya paling dekat dari sumbernya.
Kaitan
Antara Manusia Dengan Kebudayaan Dan Contohnya
Dalam sosiologi
manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun
keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan
kebudayaan, dan setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup
manusia agar sesuia dengannya. Tampak bahwa keduanya akhirnya merupakan satu
kesatuan. Contoh sederhana yang dapat kita lihat adalah hubungan antara manusia
dengan peraturan-peraturan kemasyarakatan.pada saat awalnya peraturan itu
dibuat oleh manusia, setelah peraturan itu jadi maka manusia yang membuatnya
harus patuh kepada peraturan yang dibuatnya sendiri itu. Dengan demikian dapat
disimpulkan bahwa manusia tidak dapat dilepaskan dari kebudayaan, karena
kebudayaan itu bahwa manusia tidak dapat dilepaskan dari kebudayaan, karena
kebudayaan itu merupakan perwujudan dari manusia itu sendiri. Apa yang tercakup
dalam satu kebudayaan tidak akan jauh menyimpang dari kemauan manusia yang
membuatnya.
Sumber:
Zahrah Khairunnisa
1PA14(17515381)

Zahrah Khairunnisa
0 comments
Post a Comment